nelangsa jiwaku tanpa arah pasti,,
bak angin yang berhembus,,
ku coba menyentuh sosokmu
yang berdiri diam diujung sana,,
entah dimana,,
nafasku kian berat,,
perihpun meratap pada pekatnya malam
butir - butir bening basahi wajah dan hatiku
aku menangis,,
yahh,,aku menangis untuk sesuatu yang tak pantas ku tangisi
untukmu,,!!
sementara disana,,,
terlihat senyummu mengambang
kau menatapku dengan angkuh,,
tawamu mengejek kebodohanku,,
ohh malam,,jauhkan dia dari mata dan hatiku
sembunyikan dia dibalik pekatnya tiraimu
agar terhapuskan semua kata rindu ini,,
perihpun meratap pada pekatnya malam
butir - butir bening basahi wajah dan hatiku
aku menangis,,
yahh,,aku menangis untuk sesuatu yang tak pantas ku tangisi
untukmu,,!!
sementara disana,,,
terlihat senyummu mengambang
kau menatapku dengan angkuh,,
tawamu mengejek kebodohanku,,
ohh malam,,jauhkan dia dari mata dan hatiku
sembunyikan dia dibalik pekatnya tiraimu
agar terhapuskan semua kata rindu ini,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar